Antalogi: Jalan Jalan ke Teropong Bintang Bosscha Oleh Naura Assifa Adzania

Jalan Jalan ke Teropong Bintang Bosscha

Oleh

Naura Assifa Adzania

Jalan-Jalan ke Teropong Bintang Bosscha Oleh  Naura Assifa Adzania

Pada saat saya liburan, saya diajak ayah dan bunda ke Teropong Bintang Bosscha yang terletak di Bandung. Di sana saya datangnya siang, jadi saya tidak bisa memasu ke dalam gedungnya. Teropong Bintang Bosscha hanya bisa masuk pada sore hingga malam, tetapi walau kita tidak bisa masuk diluar pemandangannya cantik. Untuk ke Teropong Bintang Bosscha kita harus berjalan kaki. Tempat parkira sampai ke Teropong Bintang Bosscha tidak jauh.

Catatan Sejarah Bosscha

Tokoh: Karel Albert Rudolf Bosscha.

Ikon: Teleskop Zeiss ganda.

Peresmian: 1 Januari 1923.

Ternyata walau tidak masuk Teropong Bintang Bosscha ada sejarah yang mengesankan. Di dalam gedung Teropong Bintang Bosscha kita di sajikan dengan kemewahan dan kecanggihannya. Teleskop Zeiss ganda yang menjadi ikon utamanya. Dimulai dari gagasannya Karel Albert Rudolf Bosscha untuk mendirikan astronomi modern di Hindia Belanda pada sekitar tahun 1920 yang diresmikan pada 1 Januari 1923. Dulu jika kita ingin masuk ke dalam tidak bayar, tetapi sekarang harus membayar. Jika ingin melihat benda-benda langit, penerangan harus dimatikan semua. Selanjutnya saya pergi ke museum Gelogi.

Jalan Jalan ke Museum Geologi

Saya mengunjungi Museum Geologi yang ada di Bandung, di depan Gedung Sate. Disana masuknya bayar dan tidak ada waktu berkunjung. Saat masuk kami disuguhi oleh benda-benda antik dan bersejarah. Di dalam gedung sangat luas dan ada ruangan yg terpisah-pisah sesuai kategorinya.

Saat pertama datang saya melihat kerangka dinosaurus yang sangat besar, Ternyata disini tempat koleksi fosil binatang purba. Setelah itu saya pergi ke ruangan dengan kategori tanah, bebatuan, dan kerusakan, masalah, kelebihan dan lainnya. Setelah itu saya melanjutkan ke lorong sejarah tentang batu bara, sejarah sejarah para pendirinya dan tahun dibangun di resmikan.

Lanjut, saya pergi ke lantai dua disana banyak sekali pelajaran yang bisa saya dapatkan. Saya masuk ke bagian benda-benda alam yang kokoh untuk membuat sesuatu pada masa dahulu.

Setelan berjalan pada kategori bahan alam saya melanjutkan ke bagian hewan laut. Mulai dari hewan purba, fosil yang di temukan di laut, dan ilustrasi yang menyenangkan. Sampai akhirnya melewati lorong jalur keluar Museum. Kita di suguhi oleh gambar manusia purba yang berevolusi, perkembangan zaman, zaman apa saja, hingga fosil manusia purba maupun manusia modern.

selesai

Postingan Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca Juga Artikel Lainnya

    Cari Informasi Madrasah

      Sholawat Kasih Ibu
      اللَّهُمَّ يَا نُورُ، يَا لَطِيفُ، يَا رَحْمٰنُ، يَا رَحِيمُ، يَا سَلَامُ
      صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ٱلنَّبِيِّ ٱلْأُمِّيِّ
      فِي كُلِّ نَفَسٍ، مُنْذُ أَوَّلِ نَفَسٍ فِي رَحِمِ ٱلْأُمِّ
      إِلَىٰ حِينِ صُعُودِ ٱلْأَرْوَاحِ إِلَىٰ نُورِكَ ٱلْأَبَدِيِّ، فِي سَكِينَةٍ وَسَلَامٍ
      بِعَدَدِ مَا أَفَاضَتِ ٱلْأُمَّهَاتُ فِي ذُرِّيَّاتِهِنَّ مِنْ رَحْمَةٍ وَحَنَانٍ
      وَٱغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدَيْنَا فِي ظِلِّ عَرْشِكَ ٱلْكَرِي
      Sumber: Nurul Muttashil
      banner